[K-Drama Review] Serial Ke-Korea-an edisi 2017

Shoping King Louie/ Shopaholic Louis (2016)

“This is a time when the world is connected as one. Whenever and wherever, you can buy things. And they will deliver the product whenever and wherever. An age wher you love to buy. It’s a time when life goes on with no end to consuming”

Shopaholic Louis

Shopaholic Louis

Film pertama yang kupilih di Viu adalah Shopaholic Louis. Alasan awalnya, karena pemeran utama prianya, Seo In Guk pernah kutonton di High School King of Savvy (2014) dan mainnya lumayan bagus. Karakternya di Shopaholic Louis ini kurang lebih mirip. Konyol-konyol minta dipentung.

Singkatnya, film ini berkisah tentang Louis (Seo In-guk), cucu tunggal pemilik pusat perbelanjaan yang kaya raya. Orangtuanya sudah meninggal karena kecelakaan dan ia hanya memiliki seorang Nenek. Sayangnya ia harus tinggal terpisah dari neneknya, karena sang nenek percaya perkataan peramal yang bilang, kalau mereka tinggal berdekatan, jatuhnya akan chiong. Sial, dan cucunya akan meninggal!!

Alhasil Louis diungsikan ke Eropa dan tinggal di sebuah kastil dengan fasilitas yang lengkap. Selain beberapa pelayan, ia juga ditemani asisten, seorang pria paruh baya bernama Kim Ho Joon (Um Hyo Sup). Louis tumbuh jadi anak yang manja, nggak bisa ngapa-ngapain kecuali belanja. Seolah jadi kelebihan, Louis punya talenta untuk mengendus mana barang-barang yang berkualitas. Nah, hobi belanja ini kebanyakan dipraktekkan untuk belanja online. Dia paling senang begadang untuk nungguin bukaan PO barang-barang limited edition, terus berlomba-lomba jadi pembeli pertama (terkadang aku kayak gini juga sih…haha). Sampai suatu kali dia berhasil beli jaket ‘batik’ yang dijual oleh Goldline (Department Store neneknya juga padahal) dan karena tercepat makanya dia dapat jaket itu dengan tulisan no.1.

Masalah dimulai ketika suatu hari ia harus kembali ke KorSel karena neneknya sakit. Louis yang cucu satu-satunya dan pewaris tahta perusahaan neneknya, dijahati oleh seseorang yang tidak ingin statusnya sebagai orang kepercayaan sang nenek, digantikan oleh Louis. Drama yang sungguh mainstream, etapi belum se-mainstream adegan berikutnya.

Louis kecelakaan! Lebih tepatnya dicelakai. Lalu dia luntang-lantung di jalanan, lupa ingatan a.k.a AMNESIA (the other mainstream plot) sambil memakai jaket ‘batik’ KW super yang ternyata di dalamnya bertuliskan nama Ko Bok Nam.

Siapa Ko Bok Nam?

Ternyata dia adalah adik laki-laki dari Ko Bok Shil (Nam Ji-hyun) yang pergi dari rumah karena ingin jadi anggota geng motor (plus temenan sama cabe-cabean Seoul wkwk…). Kok bisa jaketnya Bok Nam dipakai Louis? Ko Bok Shil berupaya mencari tahu, sayangnya Louis amnesia.

Ko Bok Shil awalnya tinggal di sebuah desa di Provinsi Gangwon (sekitar 3 jam perjalanan dengan bus dari Seoul – thanks to Google Map) bersama Nenek dan adik laki-lakinya. Orangtuanya sudah meninggal karena kecelakaan. Tak lama setelah adiknya pergi dari rumah, neneknya pun meninggal. Khawatir akan nasib adiknya, Bok Shil pergi ke Seoul bermodalkan gingseng langka untuk dijual di kota. Dalam perjalanan, Bok Shil yang lugu kena tipu dan tasnya hilang (puk-puk). Beruntung gingsengnya diikat di badannya, aman deh. Cuma namanya jualan gingseng ya, biar kata dibilang langka, pasti susah banget jualnya. Cuma kan Ko Bok Shil anaknya polos dan nekat. Saat itu, ia juga tak sengaja ketemu Cha Jong Woon (Yoon Sang-hyun). Pria perlente, galak, gengsian dan sedikit dungu ini kebetulan bekerja di Goldline juga. Menurut kabar dari teman-temanku yang sudah tinggi jam terbangnya di dunia per-Korea-an, Yoon Sang Hyun ini sering banget jadi second lead yang nggak pernah jadian sama tokoh utama ceweknya (puk-puk).

Gingseng akhirnya dibeli oleh Jong Woon tapi karena nggak yakin itu asli atau palsu, dia belum mau bayar. Bok Shil cuma dikasih nomor HPnya (habisnya Bok Shil juga nggak punya HP) dan cewek itu disuruh untuk hubungi dia lagi. Bok Shil nurut aja lagi. Secara bersamaan Bok Shil juga bertemu dengan Louis yang memakai jaket adiknya. Louis yang nggak ingat apa-apa, alhasil ngikutin Bok Shil kemana pun dia pergi. Dia sangat tergantung sama Bok Shil karena dia nggak bisa apa-apa (sumpah, bagian ini nyebelin banget. Rasanya pengin gelindingin cowok ini ke lubang semut rang-rang). Bok Shil pun nggak bisa mengusir Louis karena ia yakin bahwa Louis lah yang bisa memberikan petunjuk keberadaan adiknya.

Demi menghidupi dirinya dan Louis, Bok Shil kerja jadi cleaning service di gedung Goldline sementara Louis males-malesan di Jjimbilbang, sauna sekaligus rumah sementara mereka dan rumah atap mereka (setelah akhirnya Bok Shil berhasil punya uang untuk nyewa rumah). Setiap dapat uang dari Bok Shil, Louis selalu menghabiskannya untuk belanja barang-barang yang nggak perlu. Heran, kalau masalah belanja dia nggak amnesia. Louis nggak produktif banget dan jadi parasitnya Bok Shil, tapi mungkin karena udah kadung saling bergantung satu sama lain, mereka tampak bahagia aja.

Tujuan akhir serial ini sebenarnya Bok Shil ketemu adiknya & Louis ingat kembali serta ketemu keluarganya, tapi konflik perebutan warisan pusat perbelanjaan ikut mewarnai. Belum lagi kelucuan² ulah Joong Won yang pengin deketin Bok Shil tapi dihalangi terus sm Louis. Ada juga tokoh cewek, Ma-ri (Im-Se Mi) yang naksir Louis tapi justru ditaksir sama tetangganya Louis, Jo in Sung (Oh Dae Hwan) yang kacrut abis.

What I like : film ini ringan menghibur namun sesekali ada adegan & quote yang kalau dipikir-dipikir, bikin nyes juga. Ceritanya lucu banget (masalahnya waktu nonton seringnya di dalam bus Trans Jakarta. Alhasil harus kuat nahan ketawa). Aktingnya terasa natural dan tidak ada tokoh yang karakternya benar-benar jahat.

What I don’t like : plotnya pasaran dan ceritanya mudah ditebak. Ada twist plot di ending.

For me the rating is: 4 to 5 stars

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s