[K-Drama Review] Serial Ke-Korea-an edisi 2017

Doctors (2016)

“I don’t  know when I started loving him but I’ve been loving him all along. When you meet the one, you forget when your love started” 

Doctors_(Korean_Drama)-p1

Doctors

Tema kedokteran selalu jadi favoritku, baik di bacaan atau tontonan. Sebagai informasi, aku sudah nulis dua buku (Alkisah Kasih dan Her Footprints in His Heart) yang tokoh utamanya dokter (plus 2 buku yang sedang ditulis). Sekalian promosi 😉

Doctors bercerita tentang Yoo Hye-jung (Park Shin-hye) mulai dari saat ia masih SMA sampai usia akhir 20-an. Hye-jung awalnya dikisahkan sebagai anak SMA badung yang kerjaannya tarung melulu (kabarnya Shin-hye sampai khusus latihan bela diri demi bisa terlihat natural). Hye-jung ini super bandel karena merasa kurang dapat perhatian dari ayah dan ibu tirinya yang reseh. Jadi semacam kutub negatif vs kutub negatif, ujung-ujungnya mereka saling benci. Ketika Hye-jung dikeluarkan dari sekolah karena sering bikin masalah, ayahnya memutuskan untuk ‘membuang’ Hye-jung ke desa, tempat neneknya bermukim. Tinggal di tempat baru dan belajar di sekolah baru tidak membuat Hye-jung berhenti cari gara-gara.

Nenek Hye-jung menyewakan kamar untuk seorang pemuda yang ternyata mengajar Biologi di sekolahnya Hye Jung. Pemuda itu adalah Hong Ji-Hong (Kim Rae-Won). Ia sebenarnya adalah dokter, namun karena suatu peristiwa, ia tidak ingin praktek sebagai dokter dan memilih menjadi guru biologi.

Awal pertemuan Hye Jung dengan Ji-Hong adalah ketika Hye Jung mencuri di toko CD dan Ji-Hong menyelamatkannya, tapi malah di hadejig sama Hye Jung. Yo ndilalah, di sekolah ketemu lagi sama cowok itu sebagai guru muda, pintar nan ganteng yang mengajar di sekolah khusus perempuan. Saya, sebagai orang yang pernah bersekolah di sekolah khusus perempuan. Guru pria yang ganteng sungguh harus menjaga dirinya baik-baik bila mengajar di sekolah kami hahaha….begitulah dengan Ji-Hong.

Ji-Hong rupanya berhasil menjinakkan Hye-jung. Membuat cewek itu jadi rajin belajar dan baik kepada teman-temannya. Hubungan mereka pun menjadi dekat sampai Jin Seo-woo (Lee Sung-kyung), sahabat Hye-jung yang naksir si guru cemburu dan akhirnya menyebarkan gosip kalau sang guru berpacaran dengan muridnya.

Gosip tersebut membuat sang guru dipecat dan Hye-jung di-DO. Mereka berpisah, gurunya pindah keluar negeri, dan di saat bertepatan nenek Hye-jung meninggal setelah dioperasi oleh bapaknya Seo-woo. Hye-jung mencurigai adanya malapraktik tapi dia tidak bisa membuktikannya.

Sakit hati dan dendam, Hye-jung bertekad, dia harus jadi dokter dan kerja di rumah sakit nomor 1 di kotanya supaya bisa mengungkap kembali masalah malapraktik itu.  Keren mbak. Sungguh. Daripada lari ke narkoba atau sibuk sebar hoax, mending jadi orang berguna bagi nusa dan bangsa 😉

Beberapa tahun kemudian, Hye-jung sudah menjadi dokter bedah syaraf dan ia magang di sebuah rumah sakit yang juga merupakan tempat praktek Seo-woo (sahabatnya saat SMA yang dulu bikin dia di-DO). Rumah sakit itu juga dikepalai oleh ayah Seo-woo, dokter bedah yang diduga melakukan malapraktik kepada neneknya Hye-jung. Bekerja sekaligus melakukan proyek balas dendam.

Walau sudah jadi dokter, Hye-jung tetap gemar berkelahi. Bahkan di suatu peristiwa, ia harus melawan para mafia yang bikin onar di rumah sakit. Namun, kejadian itu membuat Hye-jung malah bersahabat dengan pemimpin mafia dan menguntungkannya di kemudian hari.

Tak lama setelah ia mulai bekerja di rumah sakit tersebut, datang dokter dari luar negeri yang akan menjadi kepala bagian bedah syarah. Dokter tersebut, tak lain tak bukan adalah si bapak guru yang rupanya kembali menjadi dokter.

Saat pertama kali bertemu dengan Hye-jung di landasan helikopter setelah mengantarkan pasien darurat, Ji-hong langsung komentar seperti ini ke Hye-jung:

 

20180621_133927_0001

Kan Hye-jung bengong. Mungkin dia pikir bakal ditanya. “Kamu naik kelas?” 😁

Sejak saat itu hubungan mereka makin dekat dan mereka bersatu padu menyelidiki tindak tanduk kepala rumah sakit, serta tentunya menyatukan hati mereka. Dulu kan hubungan mereka guru dan murid. Hye-jung masih di bawah umur pula. Nggak etis. Sekarang sudah berbeda 😉

What I like: karakter Hye-jung kuat dan konsisten dari awal sampai akhir. Dia mandiri dan pandai menjaga dirinya sendiri. Jago berantem, euy 💪 Selain itu, tiap episode punya kasus medis yang menarik. Dua episode favoritku adalah tentang seorang ibu yang membesarkan janinnya dalam keadaan sedang koma dan tentang seorang ayah yang ingin bunuh diri supaya kedua anaknya yang menderita kanker menjadi yatim piatu. Pasalnya, rumah sakit akan membebaskan biaya rumah sakit apabila anak-anak tersebut tidak punya orang tua. Sediiihh 😢

Serial ini pula yang bikin aku terpesona dengan Oppa yang mateng puun, Kim Rae-won. Mukanya tuh adem sari. Segar. Tenang tapi kalau sudah senyum. Kelar! 😆😆

What I don’t like: adegan operasi otaknya dikasih lihat euy. Kan ngeri (udah nggak cocok banget memang aku kalau jadi dokter 🙈) Makanya suka aku skip adegannya.

For me, the rating is 4 to 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s