Flavia de Angela

6697451_orig

“Ketika kamu mengatakan akan menyerah, sesungguhnya hal-hal hebat sedang mulai bekerja.”

Penerbit
(Gramedia Pustaka Utama, 2011)

Sinopsis
Seperti manusia, malaikat juga kuliah dan mengerjakan skripsi lho. Tidak percaya? Lihat saja kegiatanku sekarang. Setiap hari ke perpustakaan untuk pinjam monitor dan mengamati kehidupan manusia. Tepatnya manusia bernama Sabrina yang tinggal di Jakarta. Sayang, waktu untuk meminjam monitor dibatasi, karena harus gantian dengan malaikat lain. Wah, kalau begini caranya, kapan skripsiku kelar? Akhirnya aku meminta dispensasi ke Profesor supaya leluasa meminjam monitor. Eh, malah ditawari turun ke bumi dan meneliti subjekku secara langsung. Hore!

Sayang, muncul masalah baru. Tanpa sengaja aku salah meminum obat dan penampilanku berubah drastis! Pengaruh obat baru hilang satu bulan kemudian, jadi, mau tak mau, aku harus ke bumi dengan tubuh baru.
Dibumi aku bersekolah di tempat Sabrina, tapi boro-boro bersahabat dengan gadis itu, dianggap temannya saja tidak. Belum tuntas urusan dengan Sabrina, muncul masalah lain. Ares, Angelo reseh yang senang menggodaku, ternyata ikut turun ke bumi, tapi secara ilegal. Duh, masalah apalagi ya yang bakal kutemui?

Ulasan Lea

Bagi Flavia de Angela, malaikat, hidupnya tak lagi biasa ketika semesta merubahnya menjadi manusia dalam kondisi yang tak menyenangkan. Namun hidup harus terus berjalan kan, dan bahagia tetaplah tujuan terakhir. Lalu apakah ketika semuanya telah tercapai, tujuan hidupmu akan terhenti di titik itu?

Ares de Angelo pun seolah ingin memberi contoh pada kekasihnya, bahwa sekali-sekali kita harus keluar dari titik itu, titik bahagia kita, untuk bisa melihat dunia dari sudut pandang yang berbeda

Simaklah petualangan mereka dalam kedua buku ini. Disarankan membaca sembari menjaga debar jantung, khususnya di sekuelnya, karena terlalu banyak kejutan yang akan menantimu.

Review

Silakan cek detailnya di Goodreads